Berita
-
KY Terima Kunjungan Siswa SMA Albanna Bali
Jakarta (Komisi Yudisial) – Komisi Yudisial (KY) menerima kunjungan dari puluhan siswa SMA Albanna Bali, Rabu (22/01/2025) di Auditorium KY, Jakarta. Dalam audiensi tersebut, salah seorang pelajar bertanya bagaimana caranya menjadi Anggota KY. Kepala Pusat Analisis dan Layanan Informasi KY Juma'in menjelaskan bahwa Anggota KY terdiri dari 7 orang yang berasal
-
Booth KY Hadir di DOLC FH UI 2025
Jakarta (Komisi Yudisial) – Komisi Yudisial (KY) kembali berpartisipasi dalam Days of Law Career (DOLC) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Jumat s.d. Minggu, 24 s.d. 26 Januari 2025 di Jakarta Convention Center, Jakarta. Antusiasme pengunjung terbilang tinggi di booth KY, terutama mereka yang mencari kesempatan untuk berkarier
-
KY Tidak Berwenang Mengawasi Hakim MK
Jakarta (Komisi Yudisial) – Mahkamah Konstitusi (MK) menghilangkan kewenangan Komisi Yudisial (KY) dalam mengawasi Hakim MK, sebagaimana sebelumnya diatur oleh Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2004 tentang KY. Pengawasan Hakim MK yang diatur oleh Undang-Undang No. 22 Tahun 2004 dihapuskan oleh Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 005/PUU-IV/2006, sehingga KY tidak memiliki kewenangan
-
Penghubung KY Sulsel Berkunjung ke Beberapa Kampus
Makassar (Komisi Yudisial) – Memasuki tahun 2025, Penghubung Komisi Yudisial (KY) Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan kunjungan ke Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia, Fakultas Hukum Universitas Islam Makassar, Fakultas Hukum Universitas Indonesia Timur dan Fakultas Hukum Universitas Atmajaya Makassar, Rabu s.d. Kamis, 15 s.d 16 Januari 2025. “Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya
-
Penghubung KY Sulsel Terima Kunjungan Pengurus DPD DePA-RI SulSel
Makassar (Komisi Yudisial) – Penghubung Komisi Yudisial (KY) Sulawesi Selatan (Sulsel) menerima kunjungan dari Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia (DePA-RI) Sulsel di Kantor Penghubung KY Sulsel, Rabu (15/01/2025). Ketua DPD DePA-RI Sulsel Sudirman Jabir didampingi Wakil DPD DePA-RI Sulsel Asri Ameru menjelaskan kunjungan ini dalam rangka
-
Pimpinan KY Terima Kunjungan Pimpinan MA
Jakarta (Komisi Yudisial) - Ketua Mahkamah Agung (MA) Sunarto bersama jajaran Pimpinan MA melakukan kunjungan ke Komisi Yudisial (KY) pada Selasa (24/12/2024). Kunjungan tersebut diterima oleh Pimpinan dan Anggota KY di Auditorium KY, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut dibahas soal kekurangan hakim agung di MA. Menurut Sunarto, jumlah hakim agung saat ini
-
Berita Viral Belum Tentu Benar
Yogyakarta (Komisi Yudisial) – Fenomena "no viral, no justice" harus disikapi bijak oleh pengguna media sosial. Pasalnya, berita viral belum tentu benar, sehingga pengguna media sosial harus bijak. Informasi hukum yang invalid atau hoaks di media sosial harus diluruskan, jangan ikut arus. Dosen Sekolah Tinggi Multi Media "MMTC" Yogyakarta Diyah Ayu
-
KY Pertahankan Predikat Badan Publik Informatif dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2024
Jakarta (Komisi Yudisial) - Komisi Yudisial (KY) berhasil mempertahankan predikat Informatif dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2024 kategori Lembaga Negara dan Lembaga Pemerintah Non Kementerian dengan nilai 95,72. Nilai ini melesat naik jika dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu 91,69. Penghargaan yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Pusat (KIP) ini diterima oleh Sekretaris
-
Media Sosial Berdampak Terhadap Penegakan Hukum
Yogyakarta (Komisi Yudisial) – Media sosial memegang peranan penting dalam proses komunikasi publik. Komisi Yudisial (KY) telah menggunakan media sosial untuk menyebarkan informasi kelembagaan dan melibatkan partisipasi publik, termasuk menyuarakan peradilan bersih. Media sosial memberikan dampak positif, seperti meningkatkan konektivitas sosial, sumber informasi dan pembelajaran, dan kesempatan untuk berbagi, serta
-
KY Ajak SobatKY Yogyakarta Suarakan Peradilan Bersih di Media Sosial
Yogyakarta (Komisi Yudisial) - Fenomena "No Viral, No Justice" di media sosial seringkali dimanfaatkan publik untuk menuntut keadilan. Bahkan, kasus-kasus viral ini juga menjadi perhatian Komisi Yudisial (KY) dalam melakukan pengawasan perilaku hakim. "Kita semua merasakan bahwa hukum dan keadilan sedang tidak baik-baik saja. Tren munculnya kasus ini bahkan muncul dari media