Prof. Dr. H. Eman Suparman, S.H., M.H.
Tempat/Tanggal Lahir : Kuningan, 23 April 1959
Jabatan : Ketua Komisi Yudisial
 
 
Dosen di Fakultas Hukum Universitas Padjajaran menjadi titik awal karier Prof. Dr. H. Eman Suparman, S.H., M.H. Profesi dosen dijalani ayah dua puteri ini sejak tahun 1983 yang mengajar mata kuliah konsentrasi di Hukum Perselisihan, Hukum Acara Perdata, Kemahiran Hukum II Perkara Perdata, Kapita Selekta Hukum Acara,dan Pengantar Ilmu Hukum (PIH).
 
Ayah dua puteri itu menyelesaikan S1 Fakultas Hukum Unpad tahun 1982, selanjutnya menyelesaikan S2 Fakultas Pascasarjana Universitas Gajah mada (UGM) tahun 1988, kemudian melanjutkan S3 Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Diponegoro (UNDIP) dan lulus tahun 2004. Selanjutnya, Guru Besar diraihnya sejak tahun 2009.
 
Selama menjalani profesi, pria kelahiran Kabupaten Kuningan 23 April 1959 telah menulis berbagai karya ilmiah dalam bentuk buku dan jurnal lokal maupun nasional, dan telah melakukan beragam penelitian. Selain itu, Guru Besar Unpad ini pernah mengikuti berbagai pelatihan dalam dan luar negeri seperti di UK, Netherlands, Bangkok, dan beberapa negara yang lain.
 
 
 
 
 
 
H. Imam Anshori Saleh, S.H., M.Hum.
Tempat/Tanggal Lahir : Jombang, 8 Juni 1955
Jabatan : Wakil Ketua Komisi Yudisial
 
 
Berbagai profesi telah dijalani oleh Imam Anshori Saleh, S.H., M.Hum., hingga akhirnya mengantarkannya duduk sebagai Wakil Ketua Komisi Yudisial. Pria kelahiran Jombang pada tanggal 8 Juni 1955, tercatat sebagai peneliti di Lembaga Penelitian dan Penerbitan Yogya (LP3Y) pada tahun 1981-1983, selanjutnya meniti karier sebagai wartawan Kedaulatan Rakyat di Yogyakarta pada tahun 1983-1990 dan jabatan terakhir sebagai Wakil Pemimpin Redaksi.
 
Pada tahun 1990-2004 memutuskan bergabung di Media Indonesia, Jakarta, dengan jabatan sebagai Redaktur Eksekutif. Pemilu tahun 2004 membawanya duduk sebagai anggota legislatif dari Partai Kebangkitan Bangsa. Setelah menyelesaikan tugas di DPR, tahun 2009, Suami Hj. Dies Fatmawati bekerja sebagai konsultan hukum di Jakarta dan Presiden Direktur sebuah perusahaan pertambangan hingga terpilih sebagai Anggota KY.
 
Sementara dalam riwayat pendidikan, ia Imam tercatat menyelesaikan pendidikan S1 Fakultas Hukum UGM pada tahun 1980, pendidikan S2 di UGM, dan program doktoral di UNPAD tahun 2013.
 
 
 
 
 
Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.Si.
Tempat/Tanggal Lahir : Lampung, 2 Maret 1961
Jabatan : Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi
 
 
Aktifis menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.H. Pria kelahiran Lampung pada tanggal 2 Maret 1961 tercatat aktif dalam berbagai kegiatan kampus dan pada akhirnya mengabdi sebagai dosen di almamaternya, Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (FH UII).
 
Pendidikan formal Strata 1 diselesaikan Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi Komisi Yudisial di FH UII Yogyakarta pada tahun 1987. Selanjutnya, pada tahun 1997 menyelesaikan pendidikan strata dua di Fakultas Sosial dan Politik UGM. Kemudian, gelar doktor diraihnya pada tahun 2010 melalui Progam Doktoral UII.
 
Karier Suami dari Aniyah Widayati, S.E., ini dimulai pada tahun 1990 sebagai dosen FH UII, dan dua tahun kemudian dipercaya sebagai Pembantu Dekan III FH UII hingga 1995. Dalam kurun tahun 1998 -2000 mendapatkan kepercayaan sebagai LKBH FH UII.
 
Selain dosen, Ia pernah menduduki jabatan sebagai Ketua KPU Provinsi DIY periode tahun 2003-2008, dan Direktur PUSHAM-UII sejak tahun 2000 hingga 30 Juni 2010.
 
 
 
 
Dr. Taufiqurrohman S, S.H., M.H.
Tempat/Tanggal Lahir : Brebes, 2 Mei 1960
Jabatan : Anggota Komisi Yudisial RI / Ketua Bidang Rekrutmen Hakim
 
 
Keputusan untuk memilih jalan hidup sebagai pengajar telah membawa Dr. Taufiqurrohman Syahuri, S.H., M.H., duduk sebagai Anggota Komisi Yudisial periode 2010-2015. Pria kelahiran Kabupaten Brebes, tanggal 2 Mei 1960, memiliki tiga putra, Tafaqquh Fiddin, Sulton Amil Muhammad, dan Zidni Ilma Muhammad dari perkawinannya dengan Munawaroh.
 
Sebelum menjabat sebagai Anggota Komisi Yudisial, ayah tiga putera ini tercatat sebagai dosen Universitas Bengkulu (UNIB) dan Universitas Sahid Jakarta. Selain itu pernah mengabdikan diri sebagai staf ahli di MK dan Watimpres.
 
Ketua Bidang Rekrutmen Hakim Komisi Yudisial ini tercatat pernah sebagai salah satu pendiri Fakultas Hukum Universitas Sahid Jakarta dan perintis berdirinya Program Studi Magister Hukum Universitas Bengkulu (UNIB) serta Pusat Kajian Konstitusi FHUNIB tahun 2005.
 
Jenjang pendidikan yang sudah ditempuhnya yaitu lulusan Fakultas Hukum dari Universitas Islam Indonesia Yogyakarta di tahun 1985, Magister Ilmu Hukum dari Program Pascasarjana UI Jakarta tahun pada 1993, Program Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana UI pada tahun 2003.
    
 
 
 
Dr. H. Abbas Said, S.H., M.H.
Tempat/Tanggal Lahir : Kolaka, 3 Maret 1944
Jabatan : Anggota Komisi Yudisial RI / Ketua Bidang Pencegahan dan Pelayanan Masyarakat
 
 
Hakim menjadi pilihan H. Abbas Said, S.H., M.H., yang lahir di Kolaka pada tanggal 3 Maret 1944. Karier hakim sudah dijalaninya ayah tujuh anak di berbagai daerah sejak tahun 1966 hingga menjadi hakim agung tahun 2004. Jabatan sebagai hakim agung diembannya hingga menduduki jabatan sebagai Anggota Komisi Yudisial periode 2010-2015.
 
Ketua Bidang Pencegahan dan Pelayanan Masyarakat Komisi Yudisial ini meniti karier dari bawah sebagai acting hakim dengan tugas sebagai panitera penganti sejak setelah lulus dari Sekolah Jaksa dan Hakim Negara tahun 1965. Dengan demikian, hingga menduduki jabatan sebagai hakim agung, ia sudah 45 tahun menjadi bagian dari peradilan di Indonesia untuk mengabdikan hidupnya untuk keadilan dan kebenaran.
 
Semangat untuk melanjutkan pendidikan juga tidak pernah pudar dari mantan Ketua Pengadilan Tinggi Riau ini. Di sela-sela waktu bekerja sebagai acting hakim dan hakim, menyempatkan menyelesaikan kuliah Strata 1 pada tahun 1969, Strata 2 pada tahun 2008 dan program Doktoral Pasca Sarjana UNPAD pada tahun 2013.
 
 
 
 
 
Dr. Jaja Ahmad Jayus, S.H., M.Hum.
Tempat/Tanggal Lahir : Kuningan, 6 April 1965
Jabatan : Anggota Komisi Yudisial RI / Ketua Bidang Sumber Daya Manusia, Penelitian dan Pengembangan
 
 
Karier sebagai dosen Universitas Pasundan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan Dr. Jaja Ahmad Jayus, S.H., M.Hum. Profesi dosen sudah dijalani sejak tahun 1989, dan saat ini tercatat sebagai Dekan Fakultas Hukum Universitas Pasundan Bandung untuk periode 2009-2010 dan 2010-2014.
Selain itu sebagai dosen, pria kelahiran Kabupaten Kuningan tanggal 6 April 1965 juga pernah menjadi Assesor BAN PT untuk program Sarjana tahun 2008-2011.
 
Kiprah dan dedikasi pria berkacamata sebagai dosen mendapatkan pengakuan dari berbagai institusi pendidikan. Misalnya saja, pada tahun 1995 terpilih Dosen Teladan III Kopertis IV Jawa Barat.
 
Pendidikan formal ayah tiga anak ini ditempuh di FH Universitas Pasundan pada tahun 1989. Selanjutnya, gelar magister hukum diraihnya pada tahun 2001 dari Universitas Parahiyangan, Bandung, sementara gelar doktor diperolehnya dari Universitas Padjajaran Bandung pada tahun 2007 silam.
 
 
 
 
 
Dr. Ibrahim, S.H., M.H., LL.M.
Tempat/Tanggal Lahir : Bone, 25 November 1962
Jabatan : Anggota Komisi Yudisial RI / Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga
 
 
Kajian akademi bidang lingkungan dan hak kekayaan Intelektual merupakan salah satu keahlian dari Dr. Ibrahim S.H., M.H., L.L.M. Tidak berlebihan apabila Hukum Lingkungan dan Hak Atas Kekayaan Intelektual merupakan konsentrasinya selama menjadi dosen.
 
Lahir di Desa masago Kabupaten Bone pada tanggal 25 November 1962. ayah dari seorang putra dan satu orang puteri tercatat berprofesi sebagai dosen diberbagai perguruan tinggi. Selain itu, pernah menduduki jabatan sebagai Ketua Banding Merek Departemen Hukum dan HAM sejak tahun 2008.
 
Sementara riwayat pendidikan Ibrahim di mulai tahun 1986 dengan menyelesaikan S1 di Fakultas Hukum
Universitas Hasanudin, selanjutnya meneruskan pendidikan master di Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung dan lulus tahun 1995.
 
Pada tahun 2006, Ibrahim telah menyelesaikan pendidikan doktoral di Unpad. Selain institusi pendidikan dalam negeri, dosen Universitas Muslim Indonesia Makasar ini tercatat pernah memperoleh gelar Master of Law (LL.M) di Rijks Universiteit Groningen The Netherlands