Mataram (Komisi Yudisial) - Integritas dan etika menjadi fondasi penting bagi calon penegak hukum dalam mewujudkan keadilan. Karena itu, penanaman nilai-nilai tersebut perlu dimulai sejak bangku kuliah, melalui kebiasaan akademik yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab.
Anggota KY selaku Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi Abhan menegaskan bahwa penguasaan ilmu hukum harus diimbangi dengan pemahaman dan penerapan etika. Menurutnya, hukum tidak dapat dilepaskan dari nilai-nilai etis yang menjadi landasan dalam menentukan sikap dan tindakan.
“Ilmu hukum tidak cukup tanpa etika. Etika adalah samuderanya, sementara hukum perahunya. Sesuatu yang melanggar etika pasti melanggar hukum,” ungkap Abhan saat memberikan kuliah umum bertajuk “Dari Etika Akademik Menuju Keadilan dalam Praktik Hukum” di Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat (UNU NTB), Jumat (9/10/2026). Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 300 mahasiswa dari berbagai program studi di UNU NTB.
Abhan juga mengingatkan bahwa integritas seseorang akan diuji ketika memiliki kekuasaan dan kewenangan. Pada situasi tersebut, seseorang dituntut tetap berpegang pada prinsip, menjunjung etika, dan tidak menyalahgunakan kewenangan yang dimiliki.
“Seseorang akan diuji integritasnya manakala di dalam dirinya ada kekuasaan dan kewenangan,” ujar Abhan.
Lebih lanjut, Abhan menjelaskan bahwa integritas tidak terbentuk secara instan, melainkan melalui proses panjang yang perlu dibiasakan sejak dini. Di lingkungan perguruan tinggi, mahasiswa dapat membangun integritas melalui tindakan sederhana, seperti mengerjakan tugas secara jujur, menghindari plagiarisme, mencantumkan sumber referensi, bersikap disiplin, serta bertanggung jawab atas setiap tindakan.
Kebiasaan tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk menerapkan etika ketika memasuki dunia kerja, khususnya bagi mereka yang kelak berkiprah di bidang hukum. Dengan demikian, pemahaman hukum tidak hanya berorientasi pada kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga pada komitmen moral untuk mewujudkan keadilan. (KY/Biro Renki/Festy)
English
Bahasa