Bukittinggi (Komisi Yudisial) - Partisipasi publik menjadi salah satu instrumen penting dalam bidang pengawasan. Keterlibatan banyak pihak diharapkan mampu menjadi mata dan telinga Komisi Yudisial (KY) dalam mengawasi peradilan yang bersih dan bermartabat.
“Kami menyadari kampus dapat menjadi tempat lahirnya embrio para penegak hukum yang berkualitas dan berintegritas. Sehingga kami mengajak teman-teman mahasiswa untuk berperan aktif mengawasi lembaga peradilan, khususnya di Kota Bukittinggi,” ungkap Koordinator Penghubung KY Sumatera Barat (Sumbar) Feri Ardila dalam edukasi publik “Optimalisasi Peran Penghubung KY dalam Menjaga dan Menegakkan Integritas Hakim”, Kamis (18/6/2026) di Gedung Fakultas Hukum Universitas Prima Nusantara (UPN), Bukittinggi.
Feri melanjutkan, mahasiswa merupakan agen perubahan dalam menciptakan peradilan yang bersih, serta dapat menjadi mitra Penghubung KY Sumbar dalam mengawasi perilaku hakim. Selain memberikan pemahaman tentang tugas dan kewenangan KY, edukasi publik juga memberikan langkah konkret yang dapat dilakukan mahasiswa dalam mengambil peran mengawasi perilaku hakim.
Ketua Komwasda DPC Peradi Padang Indira Suryani menyoroti KY sudah seharusnya berkolaborasi bersama semua pihak termasuk civitas academica dalam mendorong transparansi publik, termasuk dalam pengawasan terhadap perilaku hakim.
“Kita sudah mendengar kabar peningkatan kesejahteraan hakim, kenaikan tersebut harus diiringi oleh pengawasan KY dan lebih lanjut pengawasan oleh publik,” ujar Indira.
Senada dengan hal tersebut Kepala Prodi Hukum UPN Bukittinggi Rini Suryanti menekankan peran besar yang dimiliki mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya sebagai pembelajar tetapi juga sebagai pengawas, sehingga setelah berkecimpung dalam bidang hukum, ia menjadi sosok profesional yang matang secara keilmuan dan berintegritas dalam menjalankan tugas.
“Jika KY memegang mandat konstitusional sebagai pengawas hakim, mahasiswa sudah seharusnya pemegang mandat agen perubahan dalam menciptakan kesadaran hukum dan mewujudkan peradilan yang berintegritas,” kata Rini. (KY/PKY Sumbar/Festy)
English
Bahasa