Nomor: 21/SIARAN PERS/AL/LI.04.05/6/2026

 

UNTUK DITERBITKAN SEGERA

 

Jakarta, 3 Juni 2026

 

KY Gelar Seleksi Kesehatan dan Kepribadian Calon Hakim Agung dan Calon Hakim ad hoc di MA Tahun 2026

 

Jakarta (Komisi Yudisial) - Komisi Yudisial (KY) menggelar seleksi kesehatan dan kepribadian yang diikuti 36 calon hakim agung, 4 orang calon hakim ad hoc Hak Asasi Manusia (HAM) di Mahkamah Agung (MA) dan 2 orang calon hakim ad hoc Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di MA Tahun 2026. Seleksi kesehatan dilaksanakan pada Rabu s.d. Jumat, 3 s.d. 5 Juni 2026 di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Untuk asesmen kepribadian dilaksanakan pada Rabu s.d Kamis, 3 s.d. 4 Juni 2026 di Gedung KY, Jakarta.

 

Anggota KY selaku Ketua Bidang Rekrutmen Hakim Andi Muhammad Asrun menyampaikan, para peserta menjalani seleksi kesehatan dan kepribadian meliputi: pemeriksaan kesehatan, asesmen kepribadian, serta rekam jejak.

 

"Pemeriksaan kesehatan untuk mengukur kondisi kesehatan jasmani (fisik) dan rohani (jiwa) peserta guna memastikan mereka memiliki stamina, kestabilan emosi, serta kelayakan fisik sebagai hakim agung dan hakim ad hoc di MA. Sementara asesmen kepribadian meliputi berbagai tahapan yang bertujuan menilai potensi psikologis, integritas, dan kompetensi para calon hakim sebelum memasuki proses seleksi berikutnya," jelas Asrun.

 

Menurut Andi Muhammad Asrun, terkait rekam jejak, KY akan melaksanakan klarifikasi terhadap 36 calon hakim agung dan 6 calon hakim ad hoc di MA Tahun 2026 untuk mendapatkan kebenaran data dan informasi mengenai rekam jejak calon.

 

Hal-hal yang diklarifikasi meliputi informasi yang berasal dari masyarakat, hasil penelusuran rekam jejak, serta hasil penelaahan harta kekayaan yang diperoleh bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tahapan ini akan menelusuri integritas, kapasitas, perilaku, dan karakter calon.

 

"Klarifikasi rekam jejak ini dilakukan untuk memvalidasi informasi yang masuk ke KY," lanjut Asrun.

 

Asrun mengungkap bahwa KY berharap publik dapat memberikan informasi atau pendapat secara tertulis tentang rekam jejak terkait integritas, kapasitas, perilaku dan karakter calon hakim agung dan calon hakim ad hoc di MA paling lambat tanggal 5 Agustus 2026, di alamat e-mail: rekrutmen@komisiyudisial.go.id atau Jalan Kramat Raya Nomor 57, Jakarta Pusat.

 

"KY juga menegaskan bahwa peserta seleksi diminta mengabaikan pihak-pihak yang menjanjikan dapat membantu keberhasilan/kelulusan dalam proses seleksi," pungkas Asrun.

 

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:

 

 

Pusat Analisis dan Layanan Informasi KY 

Jl. Kramat Raya No.57, Jakarta Pusat,

(021) 3906189

www.komisiyudisial.go.id

email: humas@komisiyudisial.go.id

Tanggal Posting: 03 Jun 2026 | Unduh