KY Jajaki Kerja Sama dengan Japan International Cooperation Agency
Wakil Ketua Komisi Yudisial (KY) Maradaman Harahap didampingi Ketua Bidang Pencegahan dan Peningkatan Kapasitas Hakim KY Joko Sasmito menerima perwakilan Japan Internasional Cooperation Agency (JICA) di Kantor KY, Jakarta, Senin (11/2).

Jakarta (Komisi Yudisial) – Wakil Ketua Komisi Yudisial (KY) Maradaman Harahap didampingi Ketua Bidang Pencegahan dan Peningkatan Kapasitas Hakim KY Joko Sasmito menerima perwakilan Japan Internasional Cooperation Agency (JICA) di Kantor KY, Jakarta, Senin (11/2). Kunjungan JICA merupakan balasan dari kunjungan Anggota KY di tahun sebelumnya.
 
Dalam kesempatan itu, ketua rombongan JICA Hiroyuki Sawada menyampaikan bahwa JICA telah memiliki kerja sama dengan Mahkamah Agung (MA) dan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), di mana proyek tersebut akan berakhir pada 2020. Kunjungan ini, lanjutnya, untuk mengetahui kemungkinan dilanjutkannya kerja sama tersebut.
 
“Kami sudah sempat berdiskusi dengan MA dan Kemenkumham bahwa dibutuhkan pelatihan bagi hakim. MA berharap ada peningkatan kapasitas hakim di bidang kekayaan intelektual dan bidang kepailitan. Selain itu, hal penting lainnya adalah meningkatkan kepercayaan atau kredibilitas di bidang peradilan,” ujar Hiroyuki Sawada.
 
Ke depan, tambahnya, JICA akan merancang proyek-proyek kerja sama dengan KY, khususnya di bidang etik. JICA juga memiliki training tematik yang peserta dari berbagai Negara tentang upaya pencegahan korupsi.
 
Menanggapi hal itu, Joko Sasmito menyambut baik rencana JICA untuk menggelar pelatihan di bidang etik. Ia berharap rencana tersebut dapat terealisasi dengan KY. “Kami berharap adanya kerjasama berupa pelatihan-pelatihan di bidang etik. Kami akan merespon kembali setelah ada konfirmasi dari JICA,” pungkas Joko. (KY/Noer/Festy)